LAPTOP-LAPTOP KEREN DAN FUTURISTIK DI TAHUN 2015


By roemasa – Posted on 24 July 2009

Compenion Dari tahun ke tahun perkembangan laptop terasa begitu cepat. Fitur-fitur tercanggih serta desain yang semakin tipis bisa kita temui pada laptop zaman sekarang. Seiring waktu teknologi memang akan selalu berubah dan begitu juga dengan laptop. Kita bisa bandingkan laptop yang kita miliki 5 tahun lalu dengan yang sekarang beredar di pasaran, sudah terasa berbeda bukan.

Teknologi bisa lahir dari impian seseorang dan teknologi serta desain laptop pun boleh jadi muncul dari impian manusia. Lalu bagaimana jika kita sedikit maju ke beberapa tahun mendatang dan membayangkan akan seperti apa laptop di tahun-tahun tersebut.

Dengan sedikit imajinasi dan kreativitas para pengembang teknologi telah siap merancang laptop-laptop canggih untuk tahun-tahun mendatang. Dan kemungkinan laptop-laptop tersebut akan bisa kita nikmati pada tahun 2015.

Di bawah ini laptop-laptop canggih yang kemungkinan siap hadir pada tahun 2015 nanti.

Compenion

Konsep notebook Compenion, dirancang oleh Felix Schmidberger. Berbentuk clamshell dengan 2 LED tenaga surya organik yang cukup terang.

Compenion 1

Compenion 2

Canopa

Konsep notebook Canopa, dirancang oleh V12 Design. Fiturnya adalah 2 tampilan yang sensitif dengan sentuhan.

Canopa

Siafu

Konsep notebook Siafu, dirancang oleh Jonathan Lucas khusus untuk tuna netra. Gambar dari aplikasi dan web dikonversikan menjadi bentuk 3D di permukaan Siafu.

Siafu 1

Siafu 2

Cario

Konsep notebook Cario, dirancang oleh Anna Lopez. Notebook ini dirancang menggunakan engsel yang akan memungkinkan laptop mudah ditaruh dimana saja.

Cario 1

Cario 2

Laptop tenaga surya

Laptop tenaga surya, dirancang oleh Nikola Knezevic. Dengan panel penangkap energi matahari laptop ini menjadikannya sebagai sumber tenaga listrik.

Laptop tenaga surya

sumber : www.erakomputer.com

Kingston DataTraveler 300 — Flashdisk 256 GB pertama di dunia


By roemasa – Posted on 21 July 2009

USB Thumb Drive Kingston Technology meluncurkan flash disk USB 256 GB pertama di dunia minggu ini, sehingga kita dapat memasukkan sekitar 51,000 gambar atau setara dengan data dalam 54 DVD di saku kita.

“DataTraveler 300 akan memungkinkan para pengguna untuk membawa serta volume data yang cukup banyak bersama mereka kemanapun mereka pergi – bisa sampai 365 CD. Itu artinya satu album setiap harinya untuk satu tahun, dan itu menunjukkan bagaimana teknologi flash telah berkembang,” ungkap Kirsty Miller, Manajer Pemasaran Produk untuk  Kingston Technology di Eropa.

Kingston DataTraveler 300 juga menjanjikan rata-rata transfer lebih cepat dan pilihan untuk melindungi data kita dengan password. Flashdisk ini ideal digunakan oleh pengguna netbook yang ingin membackup data yang sangat besar.

Fitur/Spesifikasi

  • Kapasitas — 256 GB
  • Kecepatan — Rata-rata transfer data sampai 20MB/sec. baca dan 10MB/sec. tulis
  • Amanterjaga — sudah disertai software keamanan Password Traveler untuk Windows
  • Sesuai — tidak memerlukan hak sebagai Administrator untuk mengakses Zona Pribadi
  • Dimensi — 2.78″ x 0.88″ x 0.65″ (70.68 mm x 22.37 mm x 16.45 mm)
  • Temperatur Pengoperasian — 32° to 140° F (0° to 60° C)
  • Temperatur Penyimpanan — -4° to 185° F (-20° to 85° C)
  • Sederhana — cukup colokkan ke port USB 1.1 atau 2.
  • Praktis — tahan lama, desain nyaman digenggam
  • Garansi — garansi lima tahun
  • Peningkatan — untuk Windows ReadyBoost™ di sistem berbasis Vista
  • Table Perbandingan

Teleskop Antariksa Baru Milik NASA


By roemasa – Posted on 30 August 2008

Teleskop Misi pertama teleskop antariksa baru milik Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) mengungkap gas galaksi Bima Sakti yang berkilauan, bintang berkelip, dan pijar galaksi di kejauhan. Selasa lalu, NASA merilis metalangit pertama yang diciptakan oleh Fermi Gamma-ray Space Telescope, yang sebelumnya dikenal dengan nama GLAST.

Teleskop itu dinamai sama dengan pemenang Hadiah Nobel asal Amerika Serikat, Enrico Fermi, pionir dalam fisika energi tinggi. Teleskop yang dilengkapi dua instrumen canggih tersebut diharapkan dapat membantu para ilmuwan menyibak misteri sinar gamma kosmis. Gambar peta bintang adalah hasil observasi pertama instrumen itu selama 95 jam, yang memperlihatkan potensi ilmiah teleskop tersebut. Observatorium sinar gamma NASA yang lama, Compton, butuh waktu bertahun-tahun untuk menghasilkan peta yang sama.

Teleskop Fermi dapat memindai seluruh langit setiap tiga jam. “Pengambilan gambar cepat ini memungkinkan peneliti memantau sumber yang berubah dengan cepat,” kata NASA dalam keterangan tertulisnya.

Teleskop seberat 4,3 ton itu dilengkapi perangkat untuk memonitor sinar gamma, bentuk energi cahaya tertinggi, dari sumber-sumber kosmis. Para ilmuwan berharap hasil pemantauan sinar gamma tersebut bisa memberi informasi tentang berbagai peristiwa besar, semisal formasi lubang hitam. Teleskop itu juga bertujuan memburu petunjuk yang dapat menjelaskan keanehan neutron bintang bermagnet atau pulsar.

Dengan mempelajari foton dan partikel subatomik jagat raya lainnya, teleskop ini mungkin juga bisa menguak misteri materi gelap, yang mencakup 25 persen massa di alam semesta tapi tak dapat dilihat dengan mata telanjang. Jumlah materi itu jauh lebih besar dari materi yang terlihat, yang hanya 5 persen. Sisanya, yang mencapai 70 persen, dikenal sebagai “energi gelap”, fenomena yang dipercaya mempercepat perluasan alam semesta.

Citra langit Fermi memperlihatkan gas dan debu dalam hamparan Bima Sakti yang berkilau dalam sinar gamma, begitu pula Crab Nebula, pulsar Vela dan Geminga yang bersinar terang. Peta itu juga memperlihatkan titik terang lainnya sejauh 7,1 miliar tahun cahaya. “Ini adalah 3C 454.3 dalam Pegasus, sejenis galaksi aktif yang disebut Blazar,” kata NASA. “Obyek itu kini mengalami episode berpijar yang membuatnya amat terang.”

    • No
      No